BANGKAPOS.COM - Beredar lagi unggahan video di media sosial TikTok yang menjadi keresahan warga di Jawa Timur akan kedatangan keranda terbang atau lampor.
Kejadian tersebut menjadi viral di berbagai media sosial, akibat terlalu sibuk memikirkan Covid-19 sehingga melupakan berita yang terjadi di Jawa khususnya di Madura.
Lampor adalah iblis yang dipercaya bisa membawa maut dengan keranda terbang yang datang pada malam hari.
Mitosnya jika dilewati lampor maka akan terjadinya marabahaya. Oleh karena itu di Jawa Tengah, sangat dilarang keluar rumah mulai menjelang Maghrib karena ada lampor.
Apabila ada warga yang keluar pada malam hari bisa saja hilang dibawa lampor dan tak bisa kembali. Kalau pun ada yang kembali, mereka akan kembali dalam keadaan linglung dan gila.
Dilansir dari akun Tiktok @_zxywiii_, tampak dari video tersebut seluruh warga di kampung sedang berboyong-boyong membawa api obor sambil berdzikir dan bershalawat mengeliling kampungnya agar bebas sial dari lampor atau keranda terbang.
Video tersebut sudah di tonton sebanyak 5.2M, mendapat like 728.8K, menuai komentar yang datang dari warga TikTok 13.8K, dan share 18.9K kali.
Dalam video tersebut pemilik akun mengatakan,
"Kalian terlalu sibuk memikirkan Covid-19, sampai tidak tahu berita di Jawa. Perlahan kyai, ustadz, masyarakat meninggal dunia dan hampir setiap hari. Di setiap menjelang malam tiba, banyak warga yang diteror akan kehadiran lampor (keranda terbang). Mohon bantu doa untuk sodara kita di Madura." tulis @_zxywiii_.
Sementara itu, banyak komentar yang berdatangan dari warganet mengenai pro dan kontra persoalan keranda terbang atau lampor.
Banyak netizen tidak percaya dengan lampor, mereka mengatakan bahwa itu adalah teguran dari Allah SWT.
Kemudian ada juga yang mengatakan bahwa itu adalah nyata dan benar terjadi di kampung halamannya.
"Mungkin inilah teguran untuk kita Lampor (Keranda Terbang) mengingatkan bahwasannya masih ada Allah SWT. mungkin kita kebanyakan lupa karna virus itu" tutur netizen.
"Kalau menurut ku lampor itu keranda terbang jin atau setan, orang yang melihatnya langsung mati atau sakit. Tergantung iman kita kuat atau ga untuk melawannya" sambung @sendyznr.
"Jangan takut sama lampor berdoa aja terus kematian ada di tangan Allah SWT." lanjut warga Tiktok.
"Dikampung gua mah udah biasa yang namanya Lampor, setiap sebulan sekali ga tentu kapannya pasti selalu ada di depan masjid, gua setiap malam ngaji sampai jam 3. Kalau ada begituan gua lebih baik baca shalawat dan dzikir" sambung @aziabdul
Untuk mengusir lampor atau keranda terbang masyarakat di Madura kompak setelah magrib berboyong-boyong mengelilingi kampung menggunakan api obor sambil dzikir dan membaca shalawat.
Tetapi banyak dari mereka ada yang tidak berani keluar rumah setelah magrib.
Apalagi jika ada yang mengetuk pintu rumah, mereka tidak akan membuka ataupun keluar. Jika ada yang berani membuka pintu akan sakit bahkan mati.
Keranda terbang itu di percaya oleh masyarakat setempat ulah dari dukun yang mengendalikannya.
Sehingga semacam santet yang dikirim oleh dukun tersebut.
(Bangkapos.com/Ranthi Apriliah)
SUMBER: BANGKAPOS.COM

0 Comments:
Posting Komentar